Mimpi

22

Mimpi indah membuatku semakin menderita karna aku akan terbangun dan harus kembali ke dunia nyata. Aku harus menjalani realita yang tak indah seperti mimpi di malam hari. Mimpi yang mampu membuat kita bertemu tanpa ada yang berani menggangu.

Mimpi memanglah semu namun setidaknya bisa menjadi pengobat rindu untuk bertemu. Tak bisakah aku menjalani hari dengan kembali masuk ke alam mimpi ? Tak bisakah aku terus berada di alam mimpi walaupun itu hanyalah ilusi ? Ataukah ku pilih mati suri agar bisa ke alam mimpi setiap hari hingga ajal menghampiri ?

Aku tak mau sendiri berada di alam mimpi. Aku tak mau ditemani sepi. Aku mau kamu ada di sampingku. Apakah ini yang dinamakan rindu ? Entahlah, aku akan kembali tidur dan berharap mimpi indah bertemu denganmu.

Tinggalkan komentar

Filed under Catatan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s