Anak

visceral

Anak adalah amanah, tidak semua orang yang meminta diberikan amanah yang namanya anak. Anak itu tunas, dia bisa kita beri apapun dan menjadi apapun tanpa kita memenjarakan keinginannya.

Anak itu tugasnya adalah bermain. jangan kau cabut paksa masa bermain anak-anakmu dengan cepat karna kelak kau akan menemukan anakmu yang dewasa namun masih kekanak-kanakan.

Dunianya adalah bermain, bermain, dan bermain. Lalu ketika dia mulai dari anak menjelang dewasa, dia belajar di sekolah maupun tidak di sekolah. Tapi intinya sekolah adalah tempat mengasah. Dan mengasah itu boleh di pekarangan depan rumah, boleh di bawah pohon, boleh di pinggiran tong sampah sekalipun.

Belajar di alam bebas tanpa ruang dan dinding yang menyekat kita, pikiran kita akan bebas. Raga kita akan mampu menggapai alam semesta sehingga kita mampu bersahabat dan bahkan kita belajar dari alam semesta itu sendiri.

Sumber: Dik Doank

Tinggalkan komentar

Filed under Kutipan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s