Momen

Araucaria Sunset | Miguel Santos

Foto: miguel-santos.deviantart.com

Manusia akan selalu ada dalam momen. Sebuah zona yang terikat oleh waktu. Dokumentasi momen akan tersimpan rapih dalam memori dengan kapasitas tinggi yaitu otak. Hati ikut berkontribusi untuk menghidupkan memori dengan cara memberi rasa.

Momen merupakan gabungan antara unsur nyata dengan maya. Nyata dalam bentuk visual yang ditangkap mata. Maya dalam bentuk rasa yang pastinya tak kasat mata. Momen diberikan oleh Tuhan untuk makhluk-Nya dalam menjalani kehidupan. Kadar yang diberikan tak akan pernah kurang ataupun berlebihan karna Dia adalah Tuhan. Tuhan paling mengerti dengan kebutuhan makhluk yang Dia ciptakan.

Kehidupan adalah momen yang diberikan Tuhan. Namun, bukanlah manusia jika berhenti dalam hal ambisi. Manusia tak pernah ingin mati dalam berimajinasi. Selalu saja ada hal yang ingin di-akal-i dan momen termasuk kedalamnya.

Kita ingin dan mampu meciptakan sebuah momen dalam kehidupan. Sebentar, bukankah kehidupan  tadi sudah saya katakan sebagai momen ? Ya, benar. Kita mampu menciptakan sebuah momen dalam momen. Ini momen kuadrat. Ah apalagi ini, aku tak ingin menghabiskan energi untuk berteori. Cukuplah bagiku untuk menikmatinya saja.

Jadi, mari kita beramai-ramai mencipta momen dalam kehidupan yang terus berjalan hingga waktu yang telah ditentukan. Momen yang tak akan pernah kita ketahui kapan akan berhenti. Itulah yang dinamakan kehidupan.

Tinggalkan komentar

Filed under Catatan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s