Listrik PLTU Riau Akan Diekspor ke Malaysia

Listrik PLTU Riau Akan Diekspor ke Malaysia

Rahma | Rabu, 26 Jun 2013 – 10:57:31 WIB

Satunegeri.com – Perusahaan Listrik Negara (Persero) akan mengekspor listrik ke Malaysia. PLN sedang membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas 2.000 megawatt ditargetkan mulai beroperasi pada 2018. Sebagian hasil produksi listrik dari pembangkit itu akan diekspor ke Malaysia.

“Pembangunan PLTU itu sebagai bagian dari kerja sama bidang energi antarnegara di ASEAN,” kata Direktur Jenderal Kelistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Jarman, Selasa (25/6).

Menurutnya, pembangunan PLTU tersebut adalah kerja sama PT Tambang Batubara Bukit Asam, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dan Tenaga Nasional Berhad-TNB (perusahaan listrik Malaysia)

“Dalam pembangunan PLTU di mulut tambang batubara berkapasitas 2.000 MW di Riau, Malaysia turut menyokong dana,” katanya. Penjualan listrik antarnegara anggota ASEAN telah dilakukan untuk meningkatkan keandalan pasokan tenaga listrik di setiap negara.

Dalam hal ini, Indonesia mempunyai peran sentral karena memiliki beragam sumber energi, yaitu minyak dan gas bumi, batubara, serta energi baru terbarukan.

Terkait dengan hal itu, PT Tambang Batubara Bukit Asam dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) bekerja sama dengan Tenaga Nasional Berhad (TNB), perusahaan listrik Malaysia, dalam pembangunan PLTU di mulut tambang batubara berkapasitas 2.000 MW di Riau. Tiga perusahaan tersebut membentuk perusahaan patungan untuk realisasi rencana itu.

Jarman menambahkan, proyek pembangunan PLTU itu menelan biaya investasi 2,5 miliar dollar AS. Separuh dari total kapasitas pembangkit itu akan dipakai untuk memasok listrik pada sistem kelistrikan Sumatera dan selebihnya, yaitu daya 1.000 MW, akan diekspor ke Malaysia lewat kabel bawah laut.

”Penandatanganan nota kesepahaman dengan perusahaan listrik Malaysia sudah dilakukan,” ujarnya. Studi lengkap rancang bangun proyek pembangkit itu dilakukan untuk mengetahui kebutuhan dana bagi proyek pembangkit itu dan berapa harga jual listrik yang akan diekspor ke Malaysia. Setelah studi tuntas, konstruksi proyek itu ditargetkan bisa mulai dibangun tahun depan.

Di tempat terpisah, Direktur Utama PT PLN Nur Pamudji menjelaskan, pembangunan proyek itu sedang dalam tahap persiapan bersama dengan pihak PT Bukit Asam dan TNB. Manajemen ketiga perusahaan itu sedang membahas mengenai pembagian peran dalam proyek tersebut.

Tinggalkan komentar

27 Juni 2013 · 10:13 PM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s