Listrik di Daerah Perbatasan Akan Dipasok Dari Malaysia

Listrik di Daerah Perbatasan Akan Dipasok Dari Malaysia

Ramdhan | Foto: bisnis.news.viva.co.id
Jumat, 14 Jun 2013 – 15:39:49 WIB

Satunegeri.com – Untuk memasok listrik di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, khususnya si Kalimantan Barat, Indonesia akan mengimpor listrik dari Serawak, Malaysia. Hal itu dikatakan Direktur Utama PLN, Nur Pamudji.

Menurutnya mengimpor listrik dari Sarawak yang akan masuk ke dalam jaringan listrik Kalimantan Barat dianggap menguntungkan. Pasalnya, PLN tidak perlu lagi membangun lagi pembangkit listrik berskala kecil.

Jaringan interkoneksi Kalimantan Barat-Serawak akan terhubung pada pertengahan tahun 2015.

“Onstream jaringannya mulai pertengahan 2015, Listrik dari Serawak sudah mulai mengalir ke Kalbar. Seluruh pendanaan proyek ini dari ADB (Asian Development bank),” ungkap Direktur Utama Nur Pamudji di Jakarta seperti dikutip Kamis (13/6/2013).

Untuk tahap awal listrik yang diimpor adalah 50 MW dan kapasitasnya akan terus naik menjadi 230 MW. Harga listrik impor dari Serawak ke Kalimantan Barat mencapai 9 sen per kWH.

Untuk harga listrik impor yang disepakati sebesar US$ 9 sen per kWh juga tidak berbea jauh dengan harga listrik di dalam negeri, terutama pembangkit listrik tenaga uap. Harga listrik dari PLTU saat ini di kisaran US$ 5 sen – US$ 6 sen per kWh. Bahkan, untuk PLTU yang berskala kecil, harga beli listrik PLN juga sebesar US$ 9 sen per kWh.

Tinggalkan komentar

16 Juni 2013 · 6:37 PM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s