Panas bumi di Gunung Rajabasa Akan Dieksplorasi Supreme Energy

Panas bumi di Gunung Rajabasa Akan Dieksplorasi Supreme Energy

Maulana
Senin, 20 Mei 2013 – 08:29:08 WIB

SatuNegeri.com – Pada triwulan empat tahun ini, PT Supreme Energy Rajabasa (SERB) segera memulai eksplorasi energi panas bumi atau geotermal (geothermal) di Gunung Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Hal itu dikatakan Vice President Relations and Safety Health Environment PT SERB, Priyandaru Effendi di Jakarta saat dihubungi Antara dari Kalianda, Minggu (19/5).

Menurutnya, Saat ini pihaknya sedang dilakukan persiapan infrastruktur dan fasilitas penunjang mobilisasi peralatan pengeboran. Selain itu, pihaknya juga sudah mengerahkan tujuh alat berat untuk pembuatan jeti atau dermaga kapal pengangkut alat berat yang diperlukaan selama eksplorasi dan lokasi persisnya berada di pesisir Dusun Pangkul, Desa Sukaraja, Kecamatan Rajabasa.

Terkait penolakan masyarakat setempat, kata dia, pihaknya tetap berpikir positif dan optimistis sebagian besar warga mendukung karena merupakan proyek nasional yang akan memanfaatkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dalam menghasilkan listrik bagi kesejahteraan masyarakat. “Masyarakat yang tidak setuju harus diberikan pengertian terus menerus mengenai manfaat listrik dari energi bersih. Oleh karena itu kami akan terus melaksanakan sosialisasi secara intensif ,” kata Effendi.

Tujuan utama pemanfaatan panas bumi ini, lanjut dia, adalah membangun sumber listrik yang handal, bersih, berkelanjutan dan terjangkau, yang kemudian disalurkan melalui jaringan PLN.

Selain itu, mengurangi dampak perubahan iklim (climate change), menggantikan cadangan sumberdaya energi fosil yang semakin menipis dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil yang tidak terbarukan seperti minyak bumi, gas alam dan batubara serta menjamin pasokan listrik di wilayah Lampung. “Proyek ini akan membantu tersediaanya pasokan listrik untuk Lampung Selatan dalam jangka waktu lama dan memenuhi sekitar 50 persen kebutuhan listrik di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam penggunaan lahan di kawasan hutan lindung di Rajabasa, PT SERB memiliki kewajiban untuk mengganti dua kali dari luas lahan yang dipergunakan untuk dihutankan kembali. Sementara itu, masyarakat dari lima adat yang tinggal di kawasan Gunung Rajabasa menolak kegiatan persiapan eksplorasi panas bumi yang dilakukan oleh perusahaan tersebut karena belum memiliki izin dari Kementerian Kehutanan, apalagi dari pemerintah daerah setempat.

Tinggalkan komentar

30 Mei 2013 · 12:34 AM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s