Warga Pasaman Tolak Tambang Bijih Besi

Maulana | Jumat, 03 Mei 2013 – 08:41:50 WIB

Satunegeri.com – Penolakan pembukaan tambang bijih besi di kawasan Bukit Barisan, dilakukan ribuan warga dari dua nagari di Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Dalam aksinya, mereka juga sempat memblokade jalan lintas Sumatera yang menghubungkan Bukit Tinggi-Medan, Sumatera Utara.

Menurut Danwir, yang merupakan tokoh masyarakat mengatakan bahwa area eksplorasi pertambangan tersebut sebagian besar berstatus tanah ulayat.

“Bagi warga Minangkabau, tanah ulayat tidak bisa diperjualbelikan, karena sebagai simbol keberadaan kaum dan warisan bagi anak, kemenakan, dan cucu,” tambahnya.

Perusahaan milik Yulnan dan Sri Mulyenti itu mengantongi izin usaha pertambangan yang diterbitkan Dinas Pertambangan pada 2009. Mereka mendapat areal eksplorasi 2.807 hektare.

Kandungan bijih besi di wilayah tersebut, diperkirakan, memanjang dari Bukit Batang Pamenan hingga Bukit Pandahan.

Ketika dimintai konfirmasi, Bupati Pasaman Benny Utama menyebutkan izin tambang diterbitkan bupati sebelumnya, Yusuf Lubis. “Saya tidak pernah menandatangani surat apa pun terkait tambang itu, apalagi menerima uang.”

Iklan

Tinggalkan komentar

4 Mei 2013 · 9:11 PM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s