Hedging ICP Tidak Akan Ganggu Penerimaan Negara

Hedging ICP Tidak Akan Ganggu Penerimaan Negara

Foto: Vice.com

Ridwan
Rabu, 20 Mar 2013 – 08:06:21 WIB

Satunegeri.com – Hedging (lindung nilai) harga minyak mentah (ICP) yang rencananya akan dilakukan pemerintah pada tahun depan, menurut Kementerian Keuangan, tidak akan mengganggu penerimaan negara yang berasal dari minyak.

Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Bambang Brojonegoro beralasan, hedging tersebut hanya berlaku pada kontrak pembelian minyak melalui impor. “Kita tidak mungkin hedging penerimaan,” ujar Bambang di Jakarta, Selasa (19/3).

Hedging akan dilakukan pada pembelian minyak di luar negeri untuk menjaga pelonjakan harga minyak internasional. Dengan demikian, menurut Bambang, hedging tersebut nantinya akan melindungi Indonesia dari ketidakpastian anggaran akibat fluktuasi harga minyak. Dengan hedging, menurut dia, kepastian anggaran lebih terukur dan sehat.

“Sekarang kan setiap kenaikan kita yang menanggung dari APBN, Nah itu kan tidak sehat, ketidakpastian, mengurangi ruang fiskal,” jelas dia.

Sebelumnya, pemerintah berencana melakukan lindung nilai (hedging) terhadap harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) pada 2014. Dari segi urgenitas, menurut Bambang, lindung nilai perlu segera dilakukan pada ICP karena dampaknya.

Tinggalkan komentar

21 Maret 2013 · 8:50 AM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s