Produksi WMO Ditargetkan 22.000 barel Per hari

Produksi WMO Ditargetkan 22.000 barel Per hari

Rahma
Senin, 18 Mar 2013 – 06:48:03 WIB

Satunegeri.com – Produksi minyak Blok West Madura Offshore (WMO) di laut utara Jawa Timur bisa mencapai target APBN 2013 sebesar 22.000 barel per hari.Hal tersebut disampaikan Deputi Pengendalian Operasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi Muliawan, di Jakarta, Minggu (17/3).

Muliawan mengungkapkan harapan tersebut menyusul kinerja PHE WMO menambah produksi minyak 5.400 barel per hari dan gas lima juta kaki kubik per hari per 13 Maret 2013. Pihaknya mengakui, keterlambatan keputusan perpanjangan kontrak kerja sama WMO telah menyebabkan produksi blok itu terus menurun.

Menurut Muliawan, kegiatan masif yang dilakukan operator WMO, PT Pertamina Hulu Energi WMO mulai menunjukkan hasil.”Produksi mulai meningkat,” katanya.

Produksi minyak WMO pernah merosot hingga mencapai 6.000 barel per hari yang juga disebabkan antara lain laju penurunan alamiah blok tersebut hampir 50 persen setiap tahun.

Sebelumnya, Juru Bicara Pertamina Ali Mundakir mengatakan, per 13 Maret 2013, anak perusahaan Pertamina, PHE WMO menambah produksi minyak 5.400 barel per hari dan gas lima juta kaki kubik per hari. Tambahan produksi tersebut berasal atas dua sumur yakni KE-38B1 dan KE-38B2.

“Kedua sumur itu mencatat rekor, karena sejak selesai dibor eksplorasi pada 22 Juni 2012, sekitar delapan bulan kemudian atau 13 Maret 2013 sudah mulai produksi awal minyak 5.400 barel per hari dan gas lima MMSCFD,” katanya.

Sumur KE-38B1 menghasilkan minyak 2.100 barel per hari dan gas lima MMSCFD serta 3.300 barel minyak per hari lainnya dari KE-38B2. Prestasi sumur KE-38B tersebut melanjutkan kinerja PHE WMO menemukan cadangan migas baru di enam sumur eksplorasi dengan rasio keberhasilan 100 persen.

PHE WMO sendiri menargetkan, produksi minyak mentah dan kondensat sepanjang tahun 2013 mencapai 20.000 barel per hari. Saat ini, produksi WMO memang masih di bawah 20.000 barel per hari, namun pertengahan 2013 sudah naik menjadi 20.000 barel per hari.

Produksi puncak WMO diperkirakan 25.000 barel per hari di kuartal terakhir 2013, sehingga rata-rata sepanjang tahun 2013 sebesar 20.000 barel per hari. Target 20.000 barel per hari tersebut sesuai program kerja dan anggaran (work program and budget/WP&B). Pada 2014, WMO ditargetkan produksi minyak hingga di atas 30.000 barel per hari.

“Saat ini kegiatan masif yang dilakukan PHE WMO mulai menunjukkan hasil,” kata Muliawab.

SKK Migas berharap, PHE WMO terus menggencarkan kegiatan, sehingga target 22.000 barel minyak per hari tercapai.

“Kami akan mempercepat persetujuan maupun kemudahan-kemudahan yang diperlukan agar target produksi dapat dicapai pada akhir tahun 2013,” ujar Muliawan.

Tinggalkan komentar

18 Maret 2013 · 3:21 PM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s