Diperbolehkan Ekspor Material Mentah Sampai 2014

Diperbolehkan Ekspor Material Mentah Sampai 201

March 1, 2013 @ 10:58 am
EnergiToday

Banda Aceh – Pemerintah Aceh akan menindak lanjuti Peraturan Kementerian ESDM nomor 7 Tahun 2012 serta akan mengevaluasi menyangkut ekspor material mentah.

Kepala Bidang Pertambangan Mineral, Batubara dan Panas Bumi Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Aceh, Mahdi Nur menyebutkan, pelarangan ekspor bahan mentah masih bisa dilakukan dengan mengacu pada Permen Nomor 11 Tahun 2012 dan Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009.

Kata Mahdi Nur, perusahaan pertambangan tidak serta merta bisa melakukan ekspor, sesuai dengan regulasi yang ada, perusahaan harus memiliki Ekspor Terdaftar (ET) dan Surat Persetujuan Ekspor (SPE) terlebih dahulu dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Ini ditegaskan, dalam pasal 170, UU Nomor 4 Tahun 2009 yang menyebutkan masih diizinkan ekspor material mentah sampai tahun 2014 mendatang.

“Terhitung sejak Januari tahun 2014 mendatang, perusahaan pertambangan tidak diizinkan lagi ekspor material mentah,” katanya.

Meskipun demikian, Mahdi Nur tidak menampik dengan adanya arahan dari Gubernur Aceh, Zaini Abdullah pada acara ABF yang diselenggarakan oleh Badan Investasi dan Promosi (Bainprom) Aceh, akan mengevaluasi setiap pertambangan yang mengekspor material mentah.

Tinggalkan komentar

1 Maret 2013 · 10:56 PM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s