AKSI | REAKSI

AKSI | REAKSI

Jangan berfikir tentang,..
Apa yang telah diberikan negaramu tapi
Apa yang telah kamu berikan untuk negara

Kalimat diatas sarat akan makna termasuk nasionalisme. Itu benar tapi saya katakan klise karena ada unsur yang seakan terlupakan yaitu simbiosis mutualisme. Suatu hubungan yang tidak hanya terfokus pada satu titik tapi juga dengan titik yang menjadi pasangannya.

Saat ini, hukum aksi reaksi seakan terlupakan ataukah sengaja dilupakan. Satu titik selalu menuntut untuk diberi dan tuntutan menjadi kebiasaan yang melahirkan sebuah kebutuhan. Titik yang lain terkena imbas untuk menjadi pemenuh kebutuhan dari sang penuntut kebutuhan. Inilah yang menjadi sebuah ketimpangan dalam hukum aksi reaksi, saat ini. Indonesia termasuk kedalamnya.

Penuntut harus siap dituntut. Sikap inilah yang seharusnya ada pada diri sang penuntut. Ketika ia berani untuk melakukan sebuah tuntutan maka iapun harus siap dituntut akan tuntutan yg ia lakukan. Itu harus. Ini harus dilakukan agar terciptanya sebuah kondisi yaitu keseimbangan. Keseimbangan akan menjaga kelangsungan dari suatu proses. Eksistensi sebuah negara termasuk didalamnya.

Harus berfikir tentang,..
Pengabdian harus ditemani dengan sebuah kepedulian
Rakyat mengabdi kepada negara yang peduli terhadap rakyatnya
Seperti inilah seharusnya.

Tinggalkan komentar

1 Maret 2013 · 9:30 PM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s