Sawah

Sawah

Pagi yang cerah di sawah. Indah.
Malukah menjadi anak kampung yang sering “nongkrong” di sawah ?
Bagiku tidak.

Sawah ikut andil dalam melahirkan filosofi padi. Sebuah filosofi yang bijaksana. Sawah kadang membuat petani gerah tapi menghasilkan panen yang melimpah.
Sawah, sawah dan sawah.

Buatlah momen indah di sawah.
Cobalah.

Tinggalkan komentar

24 Februari 2013 · 10:20 AM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s