Muntah ?

Muntah ?

Apa yang terlintas dipikiran ketika kita membaca kata muntah ?

Mayoritas mungkin merasa jijik dengan imajinasi yang tercipta untuk menggambarkan kata muntah, iya dan tidak hanya Anda yang tahu.

Muntah merupakan suatu momen yang bisa melahirkan kata baru yaitu jijik. Tapi muntahpun bisa melahirkan sebuah senyuman dan rasa bahagia bagi si pemuntah ataukah si “korban muntah”. Ia ( muntah ) begitu ditunggu kehadirannya. Bahkan ia dipinta untuk segera datang. Ia menjadi sesuatu yang sangat penting.

Taukah kapan si muntah menjadi penting ?
Ketika sang istri muntah untuk yang pertama kalinya setelah pernikahan itu dilakukan. Muntah begitu penting bagi sepasang suami istri. ia ditunggu bahkan dipinta ( didoakan ) untuk segera datang. Karena muntah berperan sebagai pengantar pesan bahwa sang buah hati akan segera hadir.

Buah hati menjadi sang perubah status. Suami menjadi ayah dan istri menjadi ibu. Ayah, ibu dan sang buah hati menjadi sebuah keluarga. Bahagia. Muntah memiliki peran dalam menciptakan sebuah keluarga dan itu fakta bukan teori belaka.

Muntah akan didamba jika ingin memiliki sebuah keluarga.

Tinggalkan komentar

24 Februari 2013 · 11:18 PM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s