Dari mata turun ke hati

Dari mata turun ke hati

Dari mata turun ke hati

Ini salah satu kalimat yang sering saya dengar. Tidak salah.
Mata berfungsi sebagai penglihat dan berkoordinasi dengan otak lalu mempengarui jiwa dalam bentuk rasa. Mata memiliki kontribusi yang besar dalam memberikan informasi kepada otak dan akhirnya jiwa pun terpengaruh olehnya.

Mata memiliki batasnya. Mata akan berfungsi ketika kulit yang melindunginya terbuka yaitu kelopak mata. Selain dari itu yang ada hanyalah gelap. Lalu adakah yang membantu mata ketika terlelap ?

Ada, ia adalah jiwa ( mata hati ). Jiwa bisa melihat apa yang tidak terlihat oleh mata. Itu adalah rasa. Rasa hanya bisa dilihat oleh jiwa. Termasuk dalam hal seni, musik adalah hal yang tidak bisa diterima mata tapi jiwa yang dibantu oleh temannya yaitu telinga. Mereka bekerja sama agar sang jiwa bisa menemui sang rasa. Manusia adalah raga yang disertai jiwa. Kita adalah karya seni Nya.

Tinggalkan komentar

24 Februari 2013 · 10:43 PM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s