KEBOCORAN MINYAK Di Musi Rawas 299 Liter

1925266Kebocoran-minyak-di-Thailand780x390

Foto: internasional.kompas.com

Mia Chitra Dinisari | Selasa, 19 Februari 2013 | 14:14 WIB

Bisnis.com JAKARTA – PT Sele Raya Merangin Dua (SRMD), memprediksi telah terjadi oil spill sebesar 299 liter, akibat adanya kebocoran pipa penyaluran minyak mentah di jalur Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan yang disebabkan  illegal pipe taping oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

President dan GM PT SRMD Juchiro Tampi mengatakan estimasi tersebut berdasarkan hasil investigasi dan pengamatan yang dilakukan tim SHE selama melakukan pembersihan oil spill.

Dia juga mengatakan telah dilakukan oil spill recovery sebesar 290 liter atau sekitar 97% dari perkiraan total volume oil spill, dan 3% oil film atau sekitar 9% menempel di semak beluka dan sedang dalam tahap pembersihan akhir dengan menggunakan oil dispersant. Selain itu, ada juga residue minya di absorbent pad.

“Berdasarkan hasil investigasi di lapangan oleh tim BLH Musi Rawas dan tim SRMD, area yang terkena dampak oil spill kurang dari 5×50 meter, dan telah dilakukan penanggulangan atas dampak tersebut oleh SRMD,” ujar Juchiro dalam siaran persnya hari ini, Selasa (19/2/2013).

Selain itu, katanya, pada 16 Februari lalu, tim SRMD juga telah menjumpai penduduk lokal yang sedang melakukan pencarian ikan sekitar kurang lebih 30 meter dari lokasi kejadian, dan tidak ditemukan ikan yang mati. Perusahaan juga mengaku telah menginventarisasi dampak oil spill itu, terhadap lingkungan dan masyarakat dengan melibatkan kepala desa Pauh dan unsur masyarakat.

Juchiro menjelaskan faktor penyebab kejadian illegal tapping dimulai dengan penggalian dari dalam tanah, lalu dilakukan penggergajian pipa dan dilubangi sepanjang kurang lebih 2 cm.

Untuk penanganan awal, telah dilakukan penghentian kebocoran  dengan pemasangan karet dan absorbent oil boom, mengisolasi lokasi kejadian. Kemudian, perusahaan juga telah memasang permanent pipe clamp dan peralatan penunjang lainnya.

Tim SRMD, lanjutnya, juga telah melanjutkan pembersihan sisa-sisa eceran minyak mentah dengan menyemprotkan oil dispersant untk mengurangi konsentrasi dan membersihkan sisa eceran minyak mentah.

“Pembersihan akan tetap dilanjutkan sampai mendapatkan hasil semaksimal mungkin untuk mengembalikan seperti rona lingkungan awal sebelum terjadinya kebocoran minyak mentah,” tegasnya.

Tinggalkan komentar

Filed under Minyak & Gas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s