BLOK MAHAKAM: Pertamina Siap Jadi Pengelola

20100929_02114_total_bsp

Foto: skkmigas.go.id

Lili Sunardi | Selasa, 19 Februari 2013 | 17:40 WIB

Bisnis.com JAKARTA – PT Pertamina (Persero) menyatakan siap mengeluarkan investasi di Blok Mahakam jika nantinya ditunjuk sebagai operator di blok minyak dan gas bumi (migas) yang terletak di wilayah Kalimantan Timur itu.

Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengatakan kesiapan Pertamina dapat dilihat dari peningkatan produksi migas di Blok Sanga-Sanga dan Blok Offshore North West Java (ONWJ). Karenanya, persoran yakin dapat mengelola blok yang saat ini dioperatori Total E&P Indonesie itu dengan baik.

“Kami siap berinvestasi [di Blok Mahakam]. Kan pernah dilihat saat kami mengambil Blok Sanga-Sanga dan Blok ONWJ bagaimana produksinya,” katanya di Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (19/2).

Seperti diketahui, saat Medco mengelola Blok Sanga-Sanga rata-rata produksi minyak hanya mencapai 4.300 barel per hari, kemudian ditingkatkan menjadi 8.600 barel per hari saat Pertamina EP mengelola blok itu pada September 2011.

Adapun produksi di Blok ONWJ hanya 21.000 barel per hari saat dikelola oleh British Petroleum, dan berhasil ditingkatkan menjadi 33.300 barel per hari saat Pertamina menjadi operator di blok itu.

Karen juga mengakui produksi di Blok West Madura Offshore (WMO) memang sempat mengalami penurunan saat Pertamina mengambil alihnya dari Codeco.

Penurunan tersebut lebih dikarenakan rig yang sudah tidak ada di sumur pengeboran sebelum kontrak bagi produksi (production sharing contract/PSC)-nya berakhir, sehingga dibutuhkan waktu hingga 2 tahun untuk mengembalikan produksinya.

Elisabeth Proust, President Director & GM Total E&P Indonesie mengatakan pihaknya masih berhasrat tetap menjadi operator di Blok Mahakam. Untuk itu, perusahaan akan terus bekerja dan berinvestasi untuk menunjukkan komitmennya dalam melakukan eksplorasi, serta eksploitasi migas di blok tersebut.

“Seperti sudah sering dikatakan, kami berhasrat untuk terus bekerja di Mahakam, kami juga berkeinginan bekerja sama dengan Pertamina dan konsorsium perusahaan Indonesia. Kami pikir selanjutnya adalah bagaimana pemerintah memutuskan hal itu,” katanya.

Tinggalkan komentar

Filed under Minyak & Gas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s