PERUSAHAAN GAS NEGARA Bangun Jaringan Distribusi Gas Baru

teknisi-pemeliharaan-fasilitas-sedang-melakukan-pemeriksaan-dan-perawatan-rutin-_111028132243-546

Foto: tender-indonesia.com

Puput Ady Sukarno | Kamis, 14 Februari 2013 | 00:03 WIB

Bisnis.com | SEMARANG – PT Perusahaan Gas Negara Tbk akan membangun jaringan pipa distribusi gas baru di wilayah Jateng sepanjang kurang lebih 200 kilometer yang menghubungkan Kota Semarang hingga Solo, untuk memenuhi kebutuhan gas rumah tangga diwilayah tersebut.

President Director PT Perusahaan Gas Negara (PGN), Hendi Prio Santoso mengatakan selain membangun jaringan pipa distribusi gas baru, pihaknya juga akan merevitalisasi jaringan pipa yang terletak dibeberapa titik di Kota Semarang, yang sudah beberapa tahun lalu tidak beroperasi karena keterbatasan pasokan gas.

“Kami mulai tahun ini segera merevitalisasi jaringan pipa gas yang ada di Kota Semarang serta membangun jaringan pipa distribusi gas baru dari Semarang hingga Solo dengan total panjang sekitar 200 kilometer,” tuturnya, di Semarang, Rabu (13/2/2013).

Menurutnya revitalisasi dan pembangunan jaringan baru tersebut dilakukan seiring dengan perkembangan Jateng yang sangat baik, dan ingin menjadi pendukung sumber pasokan energi di provinsi ini.

“Kaki selama ini mempunyai jaringan pipa gas di Kota Semarang, dan akan kami hidupkan kembali, karena sudah sejak 2000-an tidak beroperasi lantaran keterbatasan pasokan gas. Selain itu, sekarang sedang tahap studi, segera membangun jaringan pipa distribusi baru di mulai dari Kota Semarang-Kendal-Demak, dan Semarang-Ungaran-Solo, dengan total panjang kurang lebih 200 kilometer,” tuturnya.

Dia mengatakan rencana pembangunan jaringan pipa distribusi baru itu akan dilakukan dalam beberapa tahap, tahap awal diharapkan dapat mulai dikerjakan tahun ini dengan target sekitar 50 kilometer, dan diharapkan pada 2017 sepanjang 200 kilometer tersebut dapat selesai semua dari Semarang-Solo.

Namun demikian pihaknya belum bisa menyampaikan besaran nilai investasi yang diperlukan untuk pembangunan tersebut mengingat hasil studi secara detailnya baru akan selesai Maret mendatang.

“Kami sangat berharap agar ini dapat segera diwujudkan, karena pararel dengan antispasi kami terhadap produksi yang akan mulai mengalir pada 2015 mendatang,” tuturnya.

Sementara, Gubernur Jateng Bibit Waluyo mengatakan sangat menyambut baik keinginan PGN untuk merevitalisasi dan membangun jaringan pipa distribusi gas baru tersebut, karena sasran jangka panjangnya untuk memenuhi kebutuhan gas rumah tangga di Jawa Tengah.

“Selain kebutuhan gas rumah tangga semakin mudah, juga dapat menjadi daya tarik investor untuk menanamkan modalnya di Jateng karena ketersediaan energi semakin lengkap, sehingga dapat mendorong pertumbuhan perekonomian provinsi ini,” ujarnya.

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jateng Teguh Dwi Paryono mengatakan jaringan pipa PGN yang akan direvitalisasi di Kota Semarang, sebagian besar terletak di daerah Kota Lama, yang memang selama beberapa tahun tidak beroperasi karena tidak ada pasokan.

“Katanya nanti pasokan gasnya berasal dari Jawa Timur, karena disana kelebihan, dan dialihkan ke Jateng,” tuturnya.

Dia mengharapkan dengan rencana PGN membangun jaringan pipa distribusi gas baru dari Semarang-Kendal-Demak serta Semarang-Ungaran-Solo untuk konsumsi rumah tangga, juga disusul untuk memenuhi kebutuhan industri di provinsi ini mengingat potensinya sangat besar.

Tinggalkan komentar

Filed under Energi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s