BEA MASUK BAJA: Imbas Ke Industri Elektronik Minim

Steel Industry

Foto: bearing-news.com

Christine Franciska
Minggu, 27 Januari 2013 | 15:27 WIB

JAKARTA – Pelaku industri elektronik menilai penerapan bea masuk anti dumping terhadap baja gulungan dan lembaran canai dingin (cold rolled coil/sheet) tidak akan berdampak besar bagi mayoritas produsen elektronik di Tanah Air.

Ketua Umum Gabungan Elektronik Indonesia (Gabel), Ali Soebroto Oentaryo mengatakan hanya sedikit produsen elektonik lokal yang saat ini menggunakan CRC/S sebagai bahan baku.

“Tidak sampai 5 produsen, dan CRC itu biasanya digunakan untuk membuat kompor gas atau speaker. Adapun untuk kulkas dan lainnya biasanya kita menggunakan CRC yang sudah dilaminasi yang tidak terkena bea masuk,” jelasnya, Minggu (27/1/2013).

Walau secara keseluruhan tidak terlalu berpengaruh, beberapa produsen yang memproduksi kompor gas bisa mengalami kenaikan biaya produksi.

Adapun Public Relation & Marketing Event Manager PT Hartono Istana Teknologi, Santo Kadarusman, mengatakan pihaknya mendukung semua program yang ditetapkan pemerintah.

“Kita mendukung semua program pemerintah, asal ke depan ada kesiapan pabrik pabrik baja di dalam negeri untuk mengolah CRC sehingga memudahkan perusahaan yang membutuhkan baja,” ujarnya.

Santo menilai, kinerja Hartono Istana Teknologi yang memiliki merek Polytron akan sedikit terganggu jika bea masuk baja tersebu

Tinggalkan komentar

Filed under Ekonomi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s