AHLI MIGAS: Indonesia Kekurangan Tenaga

Newswires
Kamis, 24 Januari 2013 | 04:32 WIB

SEMARANG – Forum kerja sama lembaga pendidikan tinggi bidang matematika dan IPA (MIPAnet) mengakui sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang menguasai ilmu perminyakan  dan gas saat ini masih minim.

“Sangat ironis sekali, kita ini termasuk bangsa yang kaya akan potensi minyak, tetapi tidak memiliki SDM yang ‘mumpuni’ di bidang itu,” kata Sekretaris Jenderal MIPAnet Muhammad Nur di Semarang, Rabu. (23/1)

Dengan kondisi tersebut, tidak mengherankan apabila banyak perusahaan asing, termasuk ilmuwan-ilmuwan asing yang kini justru menguasai dan mengeruk kekayaan minyak yang dimiliki Indonesia.

Menurut  Nur, minimnya SDM yang menguasai ilmu perminyakan disebabkan banyak faktor, salah satunya perguruan tinggi di Indonesia yang menghasilkan ilmuwan-ilmuwan perminyakan saat ini masih sangat langka.

“Tercatat hanya ada tiga perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki program studi perminyakan, yakni Institut Teknologi Bandung (ITB), UPN Veteran Yogyakarta, dan Universitas Sriwijaya Palembang,” katanya.

Padahal, Dekan Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro Semarang itu mengemukakan perminyakan dan pertambangan termasuk tulang punggung perekonomian nasional yang harus digarap serius.

Ia mengatakan saat ini banyak daerah yang memiliki ladang minyak sangat besar tetapi tak memiliki perguruan tinggi prodi perminyakan, misalnya Riau dibuktikan dengan adanya perusahaan minyak asing, Chevron.

Tinggalkan komentar

Filed under Minyak & Gas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s