Indonesia Pasar Ekspor Terbesar Bagi Industri Kimia India

Selasa, 22 Jan 2013 – 11:28:51 WIB

Satunegeri.com – Indonesia merupakan pasar ekspor terbesar kedua di Asia Tenggara (etelah Singapura), bagi produk-produk kimia India. Hal tersebut disampaikan Ketua Chemexcil Satish Wagh, pada acara temu bisnis yang dihadiri penjual dan pembeli produk kimia dari India dan Indonesia, di Jakarta, Senin (21/1).

Acara itu digelar atas kerja sama Kedutaan Besar India, Dewan Promosi Ekspor Kimia Dasar, Farmasi, dan Kosmetik (Chemexcil), Federasi Industri Kimia Indonesia (FIKI), serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) DKI Jakarta.

“Indonesia selama ini merupakan pasar ekspor terbesar kedua bagi India di Asia Tenggara setelah Singapura,” kata Satish Wagh.

Total ekspor barang-barang yang tercakup dalam Chemexcil ke Indonesia selama periode 2011-2012 mencapai 873,5 juta dollar AS dibanding periode sebelumnya sebesar 580,7 juta dollar AS.

Perdagangan bilateral Indonesia-India tahun 2010-2011 tumbuh 30 persen, yakni dari 14,1 miliar dollar AS menjadi 20,1 miliar dollar AS. Impor India dari Indonesia tahun 2011 mencapai 13,5 miliar dollar AS, sedangkan ekspornya ke Indonesia 6,5 miliar dollar AS.

India diakui lebih unggul di beberapa jenis produk industri kimia, seperti pewarna tekstil dan produk kimia anorganik.

Duta Besar India untuk Indonesia Gurjit Singh, menyatakan pelaku usaha Indonesia dan India berpeluang terus meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi di bidang industri kimia.

Sementara itu, Direktur Pelaksana FIKI IB Agra Kusuma mengatakan, Indonesia berpeluang memanfaatkan pertemuan bisnis itu untuk meningkatkan perdagangan dan investasi dengan India.

”Indonesia masih tergantung karena India lebih unggul. Namun, kalau nanti ada investasi di Indonesia, itu akan mengurangi ketergantungan tersebut,” kata Agra Kusuma.

Wakil Ketua Bidang Investasi dan Perdagangan Kadin DKI Jakarta Irwan M Hutasoit mengatakan, Indonesia harus mengambil kesempatan bekerja sama dengan India, negara yang sektor industri kimianya cukup maju.

Apalagi tahun 2015 berlaku Masyarakat Ekonomi ASEAN yang menuntut daya
saing tiap negara di ASEAN. ”Kalau Indonesia bisa mengambil kesempatan ini, terbuka peluang menggarap besarnya pasar di Asia Tenggara,” kata Irwan.

Tinggalkan komentar

23 Januari 2013 · 7:21 AM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s