SPBG ONLINE: Didanai APBN, 5 Unit Beroperasi Pertengahan Tahun Ini

Riendy Astria
Selasa, 22 Januari 2013 | 01:05 WIB

JAKARTA- PT Pertamina (Persero) menargetkan lima pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) online beroperasi pada pertengahan tahun ini.

Direktur Gas Pertamina Hari Karyuliarto mengatakan kelima SPBG online ini merupakan SPBG yang dibangun menggunakan APBN 2013Sebelumnya, Pertamina menargetkan tujuh pembangunan SPBG yang terdiri dari empat SPBG Online dan tiga (Mother-Daughter Station).

Namun, karena keterbatasan biaya, rencana tersebut diuba Hari menjelaskan selain membangun lima SPBG online, pihaknya akan membuat dua infrastruktur pipa gas. Sebenarnya, pada 2012, Pertamina sudah menggelar tender untuk pembangunan tiga SPBG online yang menggunakan dana APBN. Namun, lantaran anggaran 2012 tidak bisa dialihkan ke 2013, maka tender harus diulang kembali. 

“SPBG kemungkinan diulang lagi tendernya. Ada kendala hukum kayaknya, saya inginnya dilanjutkan saja karena makan waktu. Sekarang sudah persiapan ulang tender,” kata Hari disela-sela acara International Indonesia Gas Conference and Exhibition 2013 di JCC, Senin (21/1).

Ketiga SPBG yang dibangun dengan dana APBN 2012 tersebut direncanakan berlokasi di Cililitan, Jakarta Timur, Pulogadung, Jakarta Timur, dan Kalideres, Jakarta Barat dengan nilai investasi masing-masing Rp 64,59 miliar.

Menurut Hari, lelang tersebut harus diulang. “Kalau pakai yang lama itu, harusnya 70 hari, tapi belum ditender ulang.” Bila tender segera dimulai, diperkirakan pada Juni 2012 kelima SPBG online tersebut sudah dapat beroperasi.

Adapun tiga SPBG diperkirakan masih berlokasi sama dengan yang sebelumnya. Sedangkan dua SPBG lagi direncanakan dibangun di sekitar Bogor atau Cibinong.

Plt Dirjen Migas Kementerian ESDM Eddy Hermantoro mengatakan anggaran APBN 2013 yang digunakan untuk program konversi BBM ke BBG melalui Pertamina sekitar Rp474 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan SPBG Online dan pembangunan pipa.

“Mengenai pipanya akan dibangun dimana, itu terserah kepada Pertamina, bisa kepada Pertagas, PGN, atau siapapun yang dipilih oleh Pertamina,” kata Eddy dalam kesempatan terpisah.

Tinggalkan komentar

Filed under Minyak & Gas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s