Medco Tambah Pasokan Gas Domestik

Ridwan
Senin, 21 Jan 2013 – 14:56:09 WIB

SatuNegeri.com – Pada acara Konferensi dan Pameran Indogas 2013, PT Medco Energi Internasional Tbk, melalui anak perusahaannya PT Medco E&P Indonesia (“Medco E&P”) (atau bersama-sama disebut “MedcoEnergi” atau “Perseroan”), hari ini menandatangani tiga kontrak pasokan gas dengan pembeli gas domestik yang disaksikan oleh Menteri Energi Sumber Daya Mineral .

Kontrak yang ditandatangani tersebut adalah: Heads of Agreement antara Joint Operating Body PT Pertamina Medco Tomori Sulawesi*, dengan PT Panca Amara Utama (“PAU”); Amandemen PJBG antara Medco E&P dengan PT Perusahaan Gas Negara (“PGN”); dan Amandemen PJBG antara Medco E&P dengan PT Meppogen (“MEPPOGEN”).

PT Pertamina Medco Tomori Sulawesi, sebagai operator dari wilayah kerja Blok PSC Senoro – Toili di Sulawesi Tengah, akan memasok gas ke pabrik ammonia milik PAU sebanyak 55 MMSCF per hari dengan harga gas yang diindeks pada harga ammonia internasional.

Dengan harga ammonia di bulan Desember 2012 di sekitar USD 720 per ton, maka PAU akan membeli gas pada harga USD 8,44/MMBTU. Periode kontrak penjualan gas adalah dari 2015 hingga 2027. Proyek Senoro Upstream saat ini sedang dikembangkan dengan target siap memasok gas ke kilang Donggi Senoro LNG di akhir 2014 dan PAU di kuartal pertama 2015.

Total nilai kontrak PAU diperkirakan lebih dari USD 2,6 miliar, di mana bagian pemerintah sekitar USD 1,3 miliar dan kontraktor PSC Senoro sekitar USD 820 juta.

Kontrak dengan PGN dan MEPPOGEN yang diamandemen mencakup harga gas baru dan tambahan volume penjualan gas. Harga gas baru yang disetujui oleh PGN adalah USD 7,11/MMBTU untuk tahun 2013, naik dari sebelumnya USD 4,69/MMBTU, dengan faktor eskalasi 3% per tahun. Saat ini pasokan gas ke PGN sebesar 20 BBTU per hari dan akan tetap sama tetapi volume Total Jumlah Kontrak naik 50% menjadi 41.900 BBTU.

Kontrak penjualan gas yang diamandemen dengan MEPPOGEN memberikan penambahan jumlah penjualan gas menjadi 17,3 BBTU per hari dengan harga USD 6,5/MMBTU (naik dari USD 2,3/MMBTU). Tambahan volume baru ini didapatkan dari gas yang dihasilkan di Blok PSC South & Central Sumatra yang akan digunakan untuk membangkitkan listrik untuk keperluan domestik.  Dari dua kontrak amendemen ini, Perseroan memperkirakan mendapatkan tambahan bagi hasil di atas USD 21 juta.

Lukman Mahfoedz, Presiden Direktur & CEO MedcoEnergi berharap, Kontrak-kontrak yang ditandatangani ini akan memberikan kontribusi pendapatan yang signifikan kepada Pemerintah Indonesia, dan juga memberikan tingkat keuntungan yang lebih besar bagi pemegang saham kami.”

*Kemitraan Joint Operating Body PT Pertamina Medco Tomori Sulawesi terdiri dari Pertamina Hulu Energi (50% kepemilikan), MedcoEnergi (30%) dan Tomori E&P Limited (20%).

Tinggalkan komentar

Filed under Minyak & Gas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s