Tahun 2013, Kertas Leces Targetkan Pendapatan Rp.1,3 Triliun

Ridwan
Jumat, 11 Jan 2013 – 08:23:08 WIB

SatuNegeri.com – Pada tahun 2013, PT Kertas Leces (Persero) menargetkan pendapatan mencapai Rp 1,3 triliun, kenaikan target tersebut melonjak jauh dibandingkan pada tahun 2012 yang hanya mencapai Rp 120 miliar.

Usai acara penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) kamis (10/1), Direktur Keuangan Leces Syarif Hidayat mengatakan, angakta tersebut sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP), dimana pada 2013 Leces membukukan kenaikan pendapatan yang signifikan menjadi Rp 1,3 triliun.

“Pada 2013 produksi Leces ditargetkan mencapai 180.000 ton, meningkat dibanding hanya 12.000 ton pada tahun sebelumnya,” katanya. Selain itu, Syarif juga mengharapkan, Leces dapat membukukan laba bersih sekitar Rp 150 miliar pada 2013, meningkat tajam dibanding laba bersih tahun 2012 yang hanya sekitar Rp 6 miliar.

Menurutnya, 2013 merupakan tahun kebangkitan Leces tercermin dari target-target kinerja dan operasional perusahaan. Leces sendiri mulai beroperasi kembali pada Juni 2012 setelah dua tahun sebelumnya sempat terhenti akibat kesalahan dalam pengelolaan. Pada saat itu produksi hanya mencapai sekitar 20 persen dari total kapasitas.

Menurutnya, 2013 merupakan tahun kebangkitan Leces tercermin dari target-target kinerja dan operasional perusahaan. Leces sendiri mulai beroperasi kembali pada Juni 2012 setelah dua tahun sebelumnya sempat terhenti akibat kesalahan dalam pengelolaan. Pada saat itu produksi hanya mencapai sekitar 20 persen dari total kapasitas.

Saat ini Leces memiliki setidaknya lima jenis produksi kertas yaitu HVS, kertas sekuriti (kertas untuk surat berharga), kertas terbuat dari jerami (stroll pulp), kertas tissue, dan kertas medium.

Selain itu juga mampu memproduksi kertas sekuriti seperti kertas segel, serfitikat, materai, kertas suara, ijazah, buku nikah yang bahan bakunya berbeda dengan pembuatan kertas biasa. Bahan baku kertas sekuriti berasal dari kertas kayu, serat pisang Abaca, jerami, ampas tebu dan lainnya.

Tinggalkan komentar

Filed under Ekonomi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s