Pertamina Investasi 132 juta dollar AS Untuk Panas Bumi

Geothermal_Spring_by_Charlie_Trumpet

Foto: charlie-trumpet.deviantart.com

Rahma | Senin, 14 Jan 2013 – 08:15:53 WIB

Satunegeri.com – PT Pertamina Geothermal Energy, anak usaha PT Pertamina, berinvestasi 132 juta dollar AS untuk membangun dua proyek panas bumi pembangkit listrik. Direktur Hulu PT Pertamina, Muhammad Husen menyatakan, pihaknya menyambut positif penugasan dari pemerintah untuk mempercepat pemanfaatan energi panas bumi.

”Dua proyek Pertamina Geothermal Energy ini merupakan bagian dari tekad Pertamina mengoptimalkan pemanfaatan energi terbarukan, terutama yang bersumber dari panas bumi,” kata Husen, Sabtu (12/1). Dua proyek itu adalah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Unit 5 Kamojang berkapasitas 30 megawatt, dengan nilai investasi 90 juta dollar AS dan ditargetkan rampung tahun 2014.

Proyek lain adalah pengembangan lapangan panas bumi Lahendong untuk pasokan uap ke PLTP Unit 4 Lahendong dengan nilai investasi 42 juta dollar AS.”Total nilai investasi Pertamina yakni 132 juta dollar AS. Aksi ini diharapkan mendorong pemanfaatan panas bumi sebagai bagian dari ketahanan energi nasional,” katanya.

Peresmian dua proyek itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik, Sabtu (12/1), di Kantor Pertamina Geothermal Energy, di Kamojang, Garut.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Pertamina Geothermal Energy Slamet Riyadhy menjelaskan, PLTP Unit 5 Kamojang merupakan pengembangan dari 4 unit PLTP yang ada dengan kapasitas terpasang saat ini 200 MW. Pembangkit itu akan beroperasi akhir tahun 2014 dan menambah kapasitas 30 MW.

PLTP Unit 5 Kamojang berdampingan dengan PLTP Unit 4 Kamojang. Pembangkit pertama di Kamojang beroperasi tahun 1982 berkapasitas 30 MW.Pertamina Geothermal Energy juga akan melanjutkan pengembangan lapangan panas bumi di Lahendong, Sulawesi Utara (Sulut). Pengembangan itu memasok uap ke PLTP Unit 4 Lahendong yang dikelola PT Perusahaan Listrik Negara dengan kapasitas terpasang 20 MW.

Menurut Jero Wacik, potensi panas bumi Indonesia sangat besar, sekitar 29.000 MW, yakni 40 persen potensi dunia. Sekitar 22 persen atau sekitar 6.096 MW berada di Jawa Barat. Investor diimbau berinvestasi di bidang energi baru dan terbarukan, termasuk panas bumi.

Sementara itu, Kepala Badan Penanaman Modal Daerah Sulut, Happy Korah, Minggu (13/1), usai mendampingi Menteri Kerja Sama Perekonomian dan Pembangunan Jerman, Dirk Niebel, menegaskan, Jerman siap berinvestasi di Sulut menyangkut kelistrikan panas bumi. Potensi panas bumi Sulut dapat menyuplai listrik ratusan megawatt. ”Kami sudah menjajaki kerja sama ini. Kami akan datang lagi,” kata Niebel

Niebel mengatakan, Jerman memiliki teknologi mengembangkan sumber listrik dari energi terbarukan.

Tinggalkan komentar

Filed under Energi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s