INDUSTRI PETROKIMIA HILIR: Harga Jual Produk Bak Naik

Mogas 952

Foto: proenergi.com

Bisnis.com  Sri Mas Sari
Minggu, 13 Januari 2013 | 17:14 WIB

Jakarta – Industri petrokimia hilir bersiap menaikkan harga jual produk di dalam negeri menyusul pelemahan rupiah yang berdampak terhadap biaya impor bahan baku.

Sekjen Asosiasi Industri Aromatik, Olefin dan Plastik (Inaplas) Fajar D Budiyono mengakui pelemahan rupiah memang cukup mengganggu di tengah kenaikan harga petrokimia global saat ini.

Platts Global Petrochemical Index mencatat harga petrokimia global naik 2% menjadi US$1.350 per ton pada Desember 2012.

“Jadi, beban kami double. Kami beli bahan baku dalam dolar (dolar Amerika Serikat) dan menjual dengan rupiah,” katanya saat dihubungi Bisnis, Minggu (13/1/2013).

Sekitar 60% bahan baku industri petrokimia harus diimpor, seperti polipropilena dan polietilena. Komponen bahan baku selama ini berkontribusi 80%-85% terhadap total biaya produksi.

Meskipun demikian, produsen tetap mempertahankan kapasitas produksi 2,4 juta ton per tahun untuk menutup konsumsi domestik produk plastik hilir, seperti karung dan shopping bag, sebanyak 3,1 juta ton per tahun. Sebanyak 700.000 ton sisanya dipenuhi dari impor.

Produsen memilih menaikkan harga jual domestik sekitar Rp750-Rp1.000 dari harga saat ini sekitar Rp14.000 per kg untuk menyiasati kenaikan harga bahan baku dan  pelemahan rupiah.

Fajar berharap pergerakan nilai tukar rupiah tidak terlalu fluktuatif sehingga memberi kepastian kepada pelaku usaha di subsektor industri petrokimia untuk menyusun rencana bisnis.

Tinggalkan komentar

Filed under Energi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s