EKSPOR TAMBANG: Kadin Desak Batalkan Permendag 29/2012

Sri Mas Sari  Kamis, 10 Januari 2013 | 17:01 WIB
Bisnis.com 

JAKARTA: Kamar Dagang dan Industri mendesak pemerintah untuk segera membatalkan Permendag No 29/2012 tentang Ketentuan Ekspor Produk Pertambangan sebagai konsekuensi dari pencabutan sebagian pasal dalam Permen ESDM No 7/2012 oleh Mahkamah Agung.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian, Riset dan Teknologi Bambang Sujagad mengatakan pencabutan pasal 21 Permen ESDM No 7/2012 yang mencantumkan pelarangan ekspor bijih mineral semestinya diikuti pembatalan Permendag No 29/2012 yang mengatur alokasi ekspor.

Hal sama seharusnya juga dilakukan terhadap PMK No 75/2012 tentang Penetapan Barang Ekspor Yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar yang mengenakan bea keluar terhadap mineral mentah sebesar 20%.

“Kami imbau agar PMK yang mengatur pajak ekspor dan Permendag untuk persyaratan mendapatkan kuota, karena berhubungan dengan Permen ESDM No 7, seharusnya dibatalkan,” katanya di Jakarta, Kamis (10/1/2013).

Ketua Umum Asosiasi Nikel Indonesia (ANI) Shelby  Ihsan mengemukakan putusan MA itu seharusnya ditindaklanjuti pula dengan pembatalan pasal 21A Permen ESDM No 11/2012 yang merupakan revisi atas Permen ESDM No 7/2012.

Pasal 21 A memperbolehkan penjualan bijih mineral ke luar negeri, tetapi harus mendapat rekomendari Menteri ESDM dengan memenuhi sejumlah persyaratan. Pasal itulah yang menjadi acuan penerbitan Permendag No 29/2012.

“Dengan dibatalkannya pasal yang melarang ekspor, seharusnya aturan-aturan turunannya, misalnya ‘boleh ekspor, asal dengan kuota’, batal demi hukum,” ujarnya.

Tinggalkan komentar

Filed under Mineral

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s