EKSPLORASI MIGAS: ‘Ngebet’ Ambil Blok Masela, Pertamina Tunggu Kabar Dari EMP

Riendy Astria | Senin, 18 Februari 2013 | 18:28 WIB

Bisnis.com JAKARTA – PT Pertamina (Persero) menyatakan akan mengambil peluang terbaik bila kabar tersiarnya PT Energi Mega Persada Tbk akan melepas 10 % kepemilikannya di Blok Masela, Laut Arafuru benar terjadi.Pertamina (Persero) diketahui sejak lama memang berminat ingin masuk dalam pengelolaan Blok Masela.

Menanggapi kabar rencana EMP menjual 10 % saham tdi Blok Masela tersebut, Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Resiko Pertamina Afdal Bahaudin mengatakan setiap peluang terbaik akan diperlajari. “Kalau peluang tersebut bagus, akan diambil,” kata Afdal kepada Bisnis, Senin (18/2).

Berdasarkan sumber Bisnis, terdengar kabar EMP akan melepas sahamnya di Blok Masela. Namun, Herwin W. Hidayat, Investor Relations Energi Mega Persada membantah kabar bahwa perseroan menjual 10% kepemilikannya di Blok Masela.

“Sampai saat ini belum ada rencana aksi korporasi. Pada saatnya nanti bila ada rencana aksi korporasi akan kami sampaikan keterbukaan informasinya,” ujar Herwin W. Hidayat.

Dihubungi terpisah, Manager Communication and Relation INPEX Alfred Menayang mengatakan komposisi kepemilikan saham di Blok Masela masih sama, tidak ada yang berubah.

“INPEX saat ini masih mengoperasikan Blok Masela dengan komposisi INPEX 60%, Shell 30%, dan EMP 10%. Belum ada perubahan,” katanya.

Sebelumnya, Inpex Masela Limited telah merampungkan lelang desain rinci (Front end engineering design/FEED) untuk fasilitas kilang gas alam cair terapung (floating liquefaction natural gas/FLNG) Proyek Lapangan Abadi, Blok Masela.
Dua konsorsium sudah ditunjuk, yaitu konsorsium pimpinan PT JGC Indonesia dan PT Saipem Indonesia, untuk menggarap FEED LNG Lapangan Abadi.

Kedua konsorsium ini akan membuat desain secara paralel dan kemudian dikompetisikan. Konsorsium yang nantinya meneken kontrak dengan Inpex adalah konsorsium dengan desain yang lebih bagus secara komersial dan teknis.

Adapun konsorsium pimpinan PT JGC Indonesia, terdiri dari JGC Corporation, PT JGC Indonesia, PT Technip Indonesia, PT Technip Engineering Indonesia, Technip France, dan MODEC Inc.

Sedangkan konsorsium PT Saipem Indonesia yaitu PT Saipem Indonesia, Saipem S.A, PT Chiyoda Internasional Indonesia, Chiyoda Corporation, PT Tripatra Engineering, PT Tripatra Engineering and Constructiors, PT Rekayasa Industri, dan SBM Inc.

About these ads

Tinggalkan komentar

Filed under Ekonomi

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s